Article Detail

10 Siswi SMA Tarakanita 1 Studi Karakter dan Budaya di Harima Jepang

           Kali ketiga SMATarakanita 1 mengirimkan para siswinya untuk mengunjungi dan belajar di Harima High School, Jepang sebagai bagian dari program kerjasama internasional Yayasan Tarakanita dan Yayasan Suruga Jepang. Kegiatan yang diberi nama Sister School Program ini diikuti oleh 10 siswi SMA Tarakanita 1 Jakarta yang akan mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran di sekolah mulai 18-28 April 2017. Kesepuluh siswi tersebut akan tinggal bersama keluarga-keluarga siswi Harima dan mengikuti berbagai dinamika bersama mereka selain berkegiatan di sekolah.
           Program ini sendiri menjadi wujud nyata keterbukaan SMA Tarakanita 1 terhadap kemungkinan daya saing global sehingga memberi ruang dan kesempatan kepada para siswinya untuk mengenal dan mengalami dinamika kehidupan internasional dengan latar belakang ekonomi, politik, sosial, budaya yang beragam. Selain itu, program ini diharapkan semakin membuka peluang kerjasama khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan pendidikan karakter keputrian karena memang Harima High School juga merupakan sekolah khusus putri.
            Untuk dapat mengikuti program ini, ke-10 siswi ini harus mengikuti serangkaian seleksi yang cukup ketat, mulai dari pendaftaran, seleksi I (penyaringan), seleksi II (wawancara), dan seleksi III (karantina). Setelah terpilih dari sekian banyak peminat, ke-10 siswi ini pun secara intens memperdalam kemampuan berbahasa Jepang, meningkatkan kemampuan dan keterampilan budaya Indonesia, juga mengenal dengan lebih dalam karakteristik dan budaya masyarakat Jepang.

               Selama di Jepang, ke-10 siswi ini pun membawa misi budaya Indonesia karena berkesempatan untuk menunjukkan kebolehan mereka membawakan tari-tarian Indonesia seperti tari lancing kuning dan sajojo yang dipadu dengan balet dan juga taekwondo. Penampilan mereka juga akan disaksikan oleh keluarga besar Konjen RI beserta komunitas masyarakat Indonesia di Himeji yang dimeriahkan juga dengan pameran dan makan bersama makanan-makanan tradisional Indonesia.



Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment