Article Detail

TARAKANITA GELAR SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN ECO ENZYME

“Tujuan pembuatan Eco-Enzyme adalah menyelamatkan Bumi. Beribu manfaat dari eco enzyme hanyalah BONUS. Manfaat yang sebenarnya adalah kelestarian Bumi bagi anak cucu kita. Marilah kita lakukan dengan tulus hati” ucap Ibu Kartini selaku wakil ketua eco enzyme nusantara Jabodetabek mengawali paparannya dalam sosialisasi dan pelatihan pembutan eco enzyme di komplek Sekolah Tarakanita Patal, Jakarta Selatan, Selasa 26/4/2022.

 

Sosialisasi dan pelatihan pembuatan eco enzyme hari ini dilakukan dalam rangka menyongsong ulang tahun Kongregasi CB ke 185 dan ulang tahun Yayasan Tarakanita ke 70, demikian disampaikan Bapak Anton Warsito selaku Ketua Panitia dalam sambutannya mengawali kegiatan.

 

“Bersyukur dan berterima kasih atas kehadiran dan keterlibatan saudari saudara pada sosialisasi dan pelatihan pembuatan eco enzyme ini” ucap Sr Laurentina, CB selaku Sekretaris Eksekutif Yayasan Tarakanita pada sambutannya. “Semoga kegiatan ini bisa menjadi suatu usaha bersama untuk ambil bagian secara nyata dalam merawat bumi sebagaimana yang selama ini telah diperjuangkan di komunitas Sekolah-Sekolah Tarakanita” sambungnya.

 

Gelaran yang diselenggarakan secara offline dengan prokes yang ketat ini dihadiri oleh sekitar 70 peserta perwakilan dari sekolah-sekolah se kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan dan masyarakat sekitar. Kegiatan semakin meriah dengan hadirnya jajaran pejabat dari Sudin Pendidikan dan Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Selatan.

 

Hadir sebagai narasumber pada sosialisasi dan pelatihan kali ini tim dari ECO ENZYME NUSANTARA yang menyampaikan tiga hal berikut:

Mengapa harus eco enzyme?

1.    70% sampah yang terbuang di TPA adalah SAMPAH ORGANIK. Sampah organik di TPA menimbulkan bau tak sedap di lingkungan, meningkatkan daur ulang plastik, serta memberi resiko terjadinya ledakan TPA. Pembusukan sampah organik juga menghasilkan gas metana. Dengan membuat eco enzyme kita telah mengolah sebagian besar sampah kita dan MENGURANGI BEBAN TPA.


2.    Produk yang kita gunakan di rumah sebagian besar mengandung bahan kimia sintetis yang BERBAHAYA bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Eco Enzyme adalah alternatif alami dari bahan kimia sintetis berbahaya di rumah. Dengan membuat eco enzyme kita telah mengurangi produk limbah kimia sintetis dan sampah plastik sisa kemasan produk rumah tangga pabrikan.


Bagaimana cara membuatnya?

1.    Bersihkan wadah dari sisa sabun atau bahan kimia, ukur volume wadah, dan  masukkan air bersih sebanyak 60%.

2.    Masukkan gula merah/molales sesuai takaran yaitu 10% dari berat air.

3.    Masukkan potongan sisa buah/kulit buah dan sayuran 30% dari berat air, lalu aduk secara merata.

4.   Tutup rapat setelah mulut dan tutup wadah dibersihkan, Selama dua minggu pertama buka tutup wadah untuk membuang gas, tutup yang rapat dan kedap lalu panen setelah peling cepat tiga bulan.


Apa manfaat eco enzyme?

1.    Eco enzyme bermanfaat untuk meningkatkan kualitas udara, air dan tanah.

2.   Eco enzyme mampu melawan parasit dan kuman yang menyebabkan infeksi dalam jantung, keputihan, radang otak, radang paru-paru, peradangan sendi dan infeksi kulit.

3.   Eco enzyme juga bisa digunakan untuk pel lantai, membersihkan toilet/kamar mandi, pembasmi minyak membandel, mencuci piring dan mencuci pakaian.

 

Usai sosialisasi dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan eco enzyme yang bahan dan alatnya telah disiapkan oleh panitia. Pelatihan dipandu secara langsung oleh Ibu Paula Ruliyati Puji Lestari, M.Pd yang merupakan Ketua Tim KPKC dan Kepala Biro Umum di lingkungan Yayasan Tarakanita yang juga anggota tim eco enzyme nusantara.

 

“Saya menyambut baik kegiatan ini, sungguh luar biasa. Semoga kegiatan ini ke depan dapat dilakukan untuk lingkungan yang lebih luas, sehingga gerakan merawat bumi bisa dilakukan oleh semakin banyak orang” ucap Bapak Sukardi, M.Pd selaku Korwas di lingkungan Disdik Jakarta Selatan yang turut hadir pada gelaran ini (Frans Suyono)

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment