Article Detail

WORKSHOP STRATEGI PEMASARAN SEKOLAH

Activating your value proposition throughout the school is an important step that brings it to life and engenders decisions, actions, and behaviors designed to reinforce core principles (Bob Pagano - Red Sky Insights, 2009)

Kesadaran akan pentingnya school value proposition mendasari Yayasan Tarakanita untuk berefleksi dan berinovasi menyusun sebuah desain pemasaran sekolah. Ketika banyak orang tua siswa tidak lagi memilih sekolah berdasarkan fungsi dan kualitasnya, tetapi sampai pada level intangible (hal-hal yang tidak kelihatan) dan level experiences (pengalaman), maka perlulah diupayakan bentuk-bentuk pendekatan berbasis pencitraan, pelayanan pelanggan prima, sentuhan personal, relasi dan juga pengalaman baik fisik maupun psikis.

Berangkat dari komitmen bersama itulah maka Yayasan Tarakanita membekali para pelaku dan pelaksana fungsi kehumasan di seluruh unit karya di semua wilayahnya, diawali oleh wilayah Jakarta dan Tangerang, disusul kemudian wilayah Surabaya, wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, lalu wilayah Lahat dan Bengkulu, untuk mendalami bersama mengenai standar dan prosedur pelayanan prima, penghitungan market share, inovasi pemasaran sekolah dan juga tata kelola website dan webmail.

Sasaran yang mau dicapai dari workshop ini selain memberikan apresiasi berupa pembekalan pengetahuan dan pemahaman, juga memberikan kesempatan untuk memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam melakukan proses perencanaan, monitoring, dan evaluasi yang baik sebagai pendukung proses promosi dan publikasi sekolah Tarakanita dalam rangka membangun pencitraan positif di tengah-tengah masyarakat.

WORKSHOP STRATEGI PEMASARAN SEKOLAH

Activating your value proposition throughout the school is an important step that brings it to life and engenders decisions, actions, and behaviors designed to reinforce core principles (Bob Pagano - Red Sky Insights, 2009)

Kesadaran akan pentingnya school value proposition mendasari Yayasan Tarakanita untuk berefleksi dan berinovasi menyusun sebuah desain pemasaran sekolah. Ketika banyak orang tua siswa tidak lagi memilih sekolah berdasarkan fungsi dan kualitasnya, tetapi sampai pada level intangible (hal-hal yang tidak kelihatan) dan level experiences (pengalaman), maka perlulah diupayakan bentuk-bentuk pendekatan berbasis pencitraan, pelayanan pelanggan prima, sentuhan personal, relasi dan juga pengalaman baik fisik maupun psikis.

Berangkat dari komitmen bersama itulah maka Yayasan Tarakanita membekali para pelaku dan pelaksana fungsi kehumasan di seluruh unit karya di semua wilayahnya, diawali oleh wilayah Jakarta dan Tangerang, disusul kemudian wilayah Surabaya, wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, lalu wilayah Lahat dan Bengkulu, untuk mendalami bersama mengenai standar dan prosedur pelayanan prima, penghitungan market share, inovasi pemasaran sekolah dan juga tata kelola website dan webmail.

Sasaran yang mau dicapai dari workshop ini selain memberikan apresiasi berupa pembekalan pengetahuan dan pemahaman, juga memberikan kesempatan untuk memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam melakukan proses perencanaan, monitoring, dan evaluasi yang baik sebagai pendukung proses promosi dan publikasi sekolah Tarakanita dalam rangka membangun pencitraan positif di tengah-tengah masyarakat.

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment