Article Detail


Langkah Sinodal SMP Stella Duce 1 Yogyakarta: Berbagi Tanpa Batas di Masa Prapaskah


Perwakilan OSIS SMP Stella Duce 1 Yogyakarta dalam kunjungan di PA Bina Putra. (Foto-foto: Dok. SMP Stella Duce 1 Yogyakarta)

Perwujudan aksi bakti sosial di SMP Stella Duce 1 Yogyakarta menekankan semangat pertobatan, kasih, dan kepedulian terhadap sesama. Hal ini sejalan dengan masa Prapaskah sebagai waktu refleksi dan pertobatan yang mendorong umat untuk beramal, berdoa, dan berpuasa sebagai bentuk pengorbanan dan solidaritas dengan mereka yang kurang beruntung.

Melalui aksi bakti sosial ini, peserta didik dan juga karyawan tidak hanya belajar tentang nilai berbagi, tetapi juga menghayati makna kasih Kristiani dengan membantu sesama dan sesuai dengan Nilai Ketarakanitaan, khususnya Compassion dan Community.

Kegiatan ini menjadi cara nyata untuk menjalankan ajaran kasih Tuhan, selaras dengan semangat Prapaskah dalam memperbaiki diri serta memperhatikan orang lain yang membutuhkan sekaligus menjadi salah satu momen berbagi yang dikondisikan pada peserta didik.

Selain itu, Uskup Agung Semarang telah mengeluarkan surat gembala dan panduan pantang puasa 2026 bertema “Menghadirkan Masyarakat yang Bahagia dan Sejahtera” yang diwujudkan dengan berbagi membantu saudara yang miskin, sakit, dan rentan.


Perwakilan siswa SMP Stella Duce 1 bersama teman-teman dari PA Cahaya Batin dan pendamping.

Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya belajar tentang pentingnya berbagi dan membantu sesama, tetapi juga mengaplikasikan nilai-nilai iman dalam kehidupan nyata. SMP Stella Duce 1 Yogyakarta juga bertujuan menanamkan nilai-nilai kasih compassion dan kepedulian sejak dini sehingga peserta didik tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Mengumpulkan bahan kebutuhan pokok berupa beras, gula, minyak, dan beberapa tambahan seperti sabun, pasta gigi, dan lain-lain adalah wujud peserta didik dalam berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Dibantu oleh karyawan, pengemasan dilakukan tiga hari sebelum didistribusikan pada Jumat, 6 Maret 2026 agar paket bantuan siap disalurkan dengan rapi dan tertata. Setelah semuanya siap, paket-paket tersebut didistribusikan kepada Panti Asuhan Cahaya Batin di Minggir, Sleman, Yayasan Sayap Ibu di Pringwulung, Sleman, Panti Asuhan Bina Putra di Klodran, Bantul, dan Panti Asuhan Bhakti Luhur di Berbah, Sleman.


Kunjungan bakti sosial ke Panti Asuhan Bhakti Luhur Berbah.

Pilihan ini ditentukan berdasarkan dari skala kebutuhan yang menjadi prioritas masing masing panti. Mengajak berbagi bukan hal yang mudah. Ngoyak-oyak (mendesak), menanyakan kepada peserta didik sebagai pengingat, mengirimkan notice agar bersedia menanggapi ajakan berbagi tetap dilakukan.

Ada pula yang memilih untuk tidak berbagi, tetapi kami sangat hargai ketika itu keputusan berdasarkan kehendak bebas, karena peserta didik memilih berbagi dengan cara yang lain. Ada pula yang tidak berbagi karena memang keadaan yang belum memungkinkan untuk berbagi. Tidak masalah, kami tidak memaksa. Hal ini justru merupakan bagian komunitas yang “hidup” dan “indah” untuk sama-sama memahami.

“Terlibat di sana merupakan pengalaman yang tak terlupakan bagi saya karena bisa bertemu dengan anak-anak yang berkebutuhan khusus. Pengalaman singkat itu juga membuat saya kagum dengan bagaimana cara mereka diajarkan untuk tetap bersyukur dan bersukacita dalam keadaan apa pun walaupun dengan segala keterbatasan masing-masing,”  ucap Galih, siswa kelas 7 Aura yang berkunjung di PA Cahaya Batin untuk anak berkebutuhan khusus)


Kunjungan ke Panti Asuhan Yayasan Sayap Ibu Pringwulung.

“Selama berada di panti asuhan, saya merasakan betapa saya sangat bersyukur dengan apa yang saya miliki. Melihat teman-teman di panti asuhan yang tetap tersenyum dan penuh semangat, meskipun mereka memiliki latar belakang yang berbeda-beda dan berasal dari berbagai daerah di Nusantara, membuat saya juga harus terus bersemangat dalam belajar,” ungkap Elfrida siswa kelas 7 Fe dalam kesannya selama mengikuti kegiatan penyerahan baksos di PA Bina Putra.

Dengan terlaksananya aksi Bakti Sosial ini, diharapkan peserta didik semakin memahami makna berbagi dan peduli terhadap sesama, khususnya dalam semangat masa Prapaskah.

Kegiatan ini bukan sekadar memberi bantuan materi, tetapi juga menjadi wujud nyata dari kasih, solidaritas, dan nilai-nilai kemanusiaan yang diajarkan dalam kehidupan beriman. Semoga semangat berbagi ini terus tumbuh dan menginspirasi semua pihak untuk selalu berbuat kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Oleh : Adriana Wiwin Erni Andewi, S.Pd.  (Kepala Sekolah SMP Stella Duce 1)

Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment